Halo! Setelah hilang
dari dunia per-blog-an dari akhir tahun 2013 yang mungkin bisa dibilang tahun
awal bagi Saya untuk mempersiapkan ke perguruan tinggi kayak sibuk les ala –
ala buat persiapan SBMPTN dan Ujian Nasional. Ya yang lainnya tau lah ya di akhir
SMA emang pengennya untuk ngabisin waktu sama temen. Nah, persiapan ke
perguruan tinggi dengan berhenti nge-blog itu membuahkan hasil saat Saya di
terima di perguruan tinggi ter-favorit (banyak yang apply) di Bandung Sumedang. Namanya UNPAD.
Tampilkan postingan dengan label Keseruan gua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keseruan gua. Tampilkan semua postingan
16 April 2018
3 Juli 2013
Insiden Siram Air Teh TV One - Munarman atau Munarwoman?
SAYA baru
tahu kalau cara menyuguhkan teh manis pada orangtua adalah dengan cara
menyiramnya. Apakah hal ini akan saya lakukan pada orangtua saya, orangtua
teman, atau orangtua pacar? Dan Hmmm, karena saya masih waras dan
nganggap diri masih punya adab, maka nggak akan saya lakukan. Berbeda halnya
dengan Munarman yang pada Jumat di siaran TV One menyiram secara sepihak
seorang narasumber yang dianggap menyela ucapannya.
8 Juni 2013
Taufik Kiemas, Wajah-Wajah Indonesia
1 Juni 2013
Filosofi dan Joke Gegabah Tentang Pemerkosaan
PEMERKOSAAN,
sudah menjadi kasus kejahatan yang 'familiar' alias gampang ditemukan di
koran-koran kuning maupun media online. Pemerkosaan, juga kerap kali diambil
sebagai nilai jual dalam bentuk produk untuk meningkatkan libido manusia: film
porno (baca bokep). Jangan lupakan mengenai bahasa-bahasa artikel di korang
kuing (koran ecek-ecek) dengan deskripsi bagian pemerkosaan yang 'detail' atau
judul yang 'bombastis'.
31 Mei 2013
Mereka Gangguan Jiwa dan Kita
Bismillah
…
Kita
adalah sesama manusia, kita adalah satu, kita mempunyai mata, hidung, telinga,
dan mulut. Meskipun ada perbedaan, kita tetap sama, kita tetap manusia. Kita
semua ingin hidup dalam keadaan utuh dan tanpa gangguan apapun. Jika kita lihat
sekeliling, kita akan menemukan seongok manusia yang raganya tidak utuh dan
yang jiwanya terganggau. Disana, kalian
menjauh, kalian menghindar, kalian tidak memberikan sesuatu, atau mungkin diam
dalam ketakutan.
1 Mei 2013
Ketika Malem Minggu Miko Berakhir
KALAU ada
sejenis anugerah buat dunia entertainment Indonesia yang waras, Raditya Dika
boleh diganjar predikat Entertainer of the year tahun 2013. Dengan gaya khas
dan konsistennya ia berhasil mengocok perut penikmatnya dalam berbagai format.
Mulai dari novel bergaya memoarnya, stand up comedy-nya, filmnya, sampai mini
serinya: Malam Minggu Miko (MMM).
19 April 2013
Sholat Jadi Olok-olok Dalam Video SMA 2 Toli-toli
Jiah, ketemu lagi sama
orang paling jelek di dunia barkah. Setelah lama tak jumpa karena ada urusan
yang lebih perioritas. Apakah itu? Taulah kalo anak SMK pasti ada yang namanya
masa praktek lapangan dan itulah inti dari sebuah sekolah kejuruan. Lumayanlah
dua bulan. Tapi gue nggak mau ngebahas masalah yang menurut lo nggak penting. Ini
nih, yang penting dan paling penting buat kalian yang memang sadar akan dunia
ini semakin kejam dan sangar.
ADA begitu banyak hal untuk jadi
menyenangkan, tapi tidak mengarah pada kemungkinan yang bersifat menistakan
agama. Di negeri Paman Sam, perangkat kekristenan kerap kali jadi bahan olokan
di film-film Hollywood. Sebut saja film komedi koplak kayak Scary Movie 2 atau
yang terbaru The Haunted House, atau potongan/selentingan dialog yang mengarah
pada bercandaan 'bahaya' yang menyeret-nyeret nama Yesus.
19 Maret 2013
Cerpen - Harlem Shake Follow Evil
Bakti mungkin
satu-satunya siswa berkulit paling gelap di kelas. Tapi dia bukan satu-satunya
anak yang suka bikin rusuh. Saat bel istirahat memekik dan guru keluar kelas,
Bakti langsung tampil di muka dan menyuruh teman-temannya duduk.
“Guys, dengerin gue
dulu. Plis. Silahkan kembali ke tempat duduk,” Suruh Bakti.
21 Februari 2013
Rhoma, Mata Najwa, dan Sperma
SANGAT disayangkan saya baru
mengetahui kabar ‘mempermalukan dirinya’ Bang Rhoma Irama di acara Mata Najwa
episode Mendadak Capres. Sebelum menyimak videonya di youtube, sekira 4 ribuan
komentar rata-rata mengurai rasa yang sama: protes, kritik, cacian, dan
kelakar. Belum lagi saat nemu artikel yang membahas SPERMA. Yang tidak lain
adalah akronim dari Serikat Pendukung Rhoma Irama.
Huahahaha! Kacau! Dan saya
berusaha meredam ngakak saya saat menulis artikel ini. Mari lanjutkan! Maooong
(dan kalian menjawab begitu).
Rhoma ber-SARA Ria di Mata Najwa
Mata Najwa adalah acara
bincang-bincang yang dipresenteri Najwa Shihab dan tayang di Metro TV. Episode
Mendadak Capres adalah tema yang kembali dikemas dengan narasi pembuka
menggelitik dan kritis. Selaras dengan pertanyaan to the point Najwa yang
cenderung ’seukeut’ dan nggak kenal basa-basi. Najwa membuka pertanyaan yang
simpel dan mendasar, kemudian mengeksplorasi kemampuan menganalisanya ketika
mendapati jawaban narasumber.
Dan Rhoma Irama, tampil dengan
kacamata hitam dan jas hitam yang kata teman saya mirip mafia. Kita anggap saja
Rhoma sedang sakit mata atau sedang sensitif terhadap cahaya lampu studio, tapi
penampilannya cenderung mengundang rintihan tawa (lol). “Belum apa-apa udah
ngakak,” begitu teman saya mengatakannya.
![]() |
| Foto: Google |
Tapi sudahlah, saya berkata, mari
kita simak jawaban sang legenda dangdut ini. Meskipun kita semua tahu
karakteristik jawaban dan bicara sang ulama, dan di sini kita pun tahu Rhoma
tampaknya ingin dinilai lebih politis dan diplomatis. Tapi masuk ke Mata Najwa
bisa jadi kayak masuk ke dalam kandang macan. (Tak bisa dibayangkan pula
bagaimana wow-nya Najwa jadi macan maong) Tapi tentu bukan itu, maksudnya
adalah, kita sedang berhadapan dengan seorang jurnalis yang peka dan ‘licik’.
Dia bisa sangat mampu menelanjangi kita hanya dari satu pertanyaan dasar.
Menelanjangi? Yeah, kita menyebutnya metafora.
Dan Rhoma terseret oleh sang
macan yang tak hanya memancing, namun menerkam. Akhirnya karena
ketidakhati-hatian atau memang ‘cuma segitu’ paradigma narasumber, kita sebagai
penonton pun tahu. Di acara begituan, Rhoma tidak bisa meny-setting
kalimat-kalimat buram. Semua harus jelas sampai diketahuilah kalau dia memang
lumayan (atau sangat) peka dan sensitif dengan etnis tertentu yang katanya
makin hari makin merajai panggung birokrat.
Dan pernyataan Rhoma berbau SARA
itu sudah terendus di kalimat yang bisa saya tulis ulang sebagai berikut. Yakni
saat Najwa tak mengerti kalimat buram yang dikatakan Rhoma hingga akhirnya
jelaslah sudah kalau sang Raja Dangdut sensitif terhadap kalangan etnis (Tionghoa)
yang duduk di bangku birokrasi.
” … katakanlah seperti di jakarta
yang menjadi kontroveris di pemilu kemarin. Misalnya .. karena inilah
kalau kita ucapkan barangkali tidak .. saya rasa bisa dirasakan tanpa diucapkan
secara jelas.”
“Ada hal yang tidak biasa dan
satu kecemasan, dan satu kegelisahan di kalangan umat dan ini yang terjadi
sebetulnya saat ini. Nah kebetulan saya berada di pusaran itu dengan diadilinya
saya di Panwaslu. Itu sudah, umat sudah menilai bahwa ini mengadili agama,
mengadili Al-quran
“Dan kali ini secara politik
mereka mulai begitu agresif. Dan ini yang mencemaskan anak bangsa dan umat
Islam. Ini juga mengacu pada demokrasi kita terlal dini mengacu pada demokrasi
liberal seperti Amerika.”
Saya hanya bisa tertawa
mendengarnya dan meredam diri untuk mengurai komentar sarkastis. Tapi karakter
seperti Bang Rhoma ini memang menjadi satu tipikal masyarakat Indonesia. Namun
untuk menjadi publik capres, tentulah harus hati-hati mengemas kata-kata dan
opini pribadi. Dan kejujuran Bang Rhoma ini sudah bisa dikategorikan sebagai
tindakan gegabah lantaran bagaimanapun dia adalah publik figur.
![]() |
| Foto: Google |
Mengetahui komentar itu saja kita
tahu ternyata dia memang benar-benar SARA saat kasus ceramah dan dipanggilnya
oleh Panwaslu tempo hari. Kala itu karena dalam konteks ceramah yang bersifat
kelompok, maka hal itu bukanlah pelanggaran. Tipikal ulama ‘begitu’ pun sudah
biasa saya temui kala pengajian di masjid-masjid pedesaan. Itu pun pas saya
masih bocah. Sebab makin ke sini ulama tidak lagi berpikiran kolot dan lebih
menjunjung tinggi pluralisme. Lakum dinukum waliyadin!
Yang paling menggelikan sih saat
Rhoma berkali-kali merasa mewakili suara umat muslim. Dengan kata ‘umat’ untuk
mengganti kata ‘kelompok muslim’, dan ‘anak bangsa’ untuk menyebut ‘kelompok
waga dari berbagai etnis dan agama’. Sayang sekali pikiran kolot menyamaratakan
umat muslim sebagai ‘anti-etnis’ itu diungkapkan di hadapan publik. Sebab yang
mendengar pernyataan itu tentu tak hanya yang segolongan dengan Rhoma, tapi
kelompok muslim yang tidak keras, atau agama dan etnis lain. Sungguh
disayangkan.
Pernyataannya soal ‘pengadilan
dirinya di Panwaslu sama dengan mengadili agama, mengadili Al-Qur’an juga
kalimat yang kurang hati-hati dan tidak tepat diutarakan di media televisi
dengan kemungkinan penonton meraup jutaan orang.
Di sesi kedua, ada VT mengenai
perjalanan sang ‘megabintang’ mulai dari isu kontra kepada goyang Inul sampai
ke poligami. Dan baru tahu saya ternyata beliau pernah 11 tahun dicekal nggak
boleh tayang di TVRI dan ijin konsernya dicabut. Ini karena dia dianggap
berhaluan sama PPP dan ogah masuk Golkar. Meski pada 1992 dia masuk Golkar
juga.
Najwa mengetes narasumbernya
dengan isu nasional untuk menguji analisa sang ‘capres’. Di sini Bang Rhoma
terlihat tidak menguasai sehingga sebagai penonton kita malah berbalik kasihan
;p. Ketika ditanya soal kehidupan pribadi, poligami pun ia cenderung menolak.
Ah, ah Bang Rhoma. Apa mungkin saya harus setuju sama komentar di youtube kalau
sebaiknya Abang menyanyi saja ketimbang ‘mempermalukan diri begitu?’
SPERMA
Sperma sebagaimana yang kita tahu
adalah cairan hasil ejakulasi dari penis lelaki. Tapi dijadikan semacam
singkatan “Serikat Pendukung Rhoma Irama” untuk menamai sebuah fanpage facebook
yang didirikan tanggal 17 November 2012. Sampai sejauh ini sudah ada 300-an
fans dan kronologi diisi artikel-artikel Rhoma Irama.
![]() |
| lintasberita.com |
Entah apa maksudnya, apakah ini
sejenis lelucon atau dukungan murni. Tapi dengan SPERMA? Ayolah, Kawan
(ngakak). Secara filosofis, deskripsi fanpage itu boleh juga sih:
SPERMA - merupakan unsur
terpenting dalam awal kehidupan seorang manusia, begitu jugalah dengan Bang
Haji Rhoma Irama, yang diharapkan bisa menjadi SPERMA untuk awal kehidupan bagi
Indonesia baru.
Tapi apa tidak kontras yah,
dengan atribut keagamaan yang melekat kuat dalam Bang Haji? Entahlah, begitu
menarik sekaligus konyol!
Konklusi Kucing Meong
Entah apa yang ada di kepala Bang
Rhoma. Atau entah apa yang ada di pikiran kita, menghargai kejujurannya? Atau
mengutuk paradigmanya? Tapi bersediakah punya capres dengan titel mahasiswa
drop out? Yeah, setidaknya kita bisa mengetahui kekayaan intelektual seorang
seniman dangdut seperti Rhoma Irama. :D
BONUS!
15 Februari 2013
Konser Gaga Dibatalkan Tapi Panggung Dangdut Erotis Dibiarkan
Maaf, nih. Kalo postingan kali ini
telat abis, jadi kurang update. Setelah saya pikir, ini sangat mengecewakan,
bukan karena tidak update, tapi saya kecewa dengan judulnya. Kalau kalian
setuju, silahkan mengangukkan kepala dan menggeleng-geleng membisikkan nama
Indonesia. Ya, silahkan … Sekalian di jilat artikelnya. ^^
18 Januari 2013
Nostalgia Kebiasaan Anak Kecil Era 90-an
Halo semua! Seperti biasa, You Can Success memberikan artikel khusus mengenai kenangan masa
kecil. Jangan khawatir, sebab kalian tidak akan di jejali cerita berbau tai
pengalaman pribadi yang sengaja di buat untu membuat orang ngakak. Maksud saya
… koala-koala di kebun binatang menyebutnya … PENGALAMAN
KITA SEMUA!.
8 Januari 2013
Memperolok dengan Etis
Siapa pun tidak suka di perolok, siapa pun
tidak suka di cela dan di tertawakan. Tapi, di dunia yang keras ini, kita nggak
bisa berharap banyak. Santai aja, enggak usah jadi drama. Jadi ketika kamu
sadar kamu jadi bahan olok-olokan, yang mesti kamu lakukan adalah…. Diam.
27 Desember 2012
Penyebab Generasi Abal - Abal
Sangat pantas untuk mengatakan
‘Miris!’ untuk para anak-anak yang nantinya akan menjadi penerus bangsa ini,
apalagi kalau bukan negara Indonesia. Kenapa gue bisa mengatakan kalau hal itu
miris? Kalau memang kalian sangat jeli dalam memerhatikan tumbuh kembang anak,
kamu pasti tahu. Itu loh, anak-anak polos yang ‘teracuni’ modernisasi. Kita
tidak mesti terus melihat masa depan kita, tapi kita seharusnya mempersiapkan
generasi yang mandiri, kreatif, dan berkarakter. Dan itu seharusnya dibentuk
sedari kecil.
17 Desember 2012
The Best Movie of the Years: 5cm the Movie
12.12.12 memang waktu yang
ditunggu-tunggu bagi seluruh penggemar novel 5cm. Hari itu adalah hari pertama
tayangan 5cm diputar di bioskop. Yup, film dari novel 5cm dimana ceritanya menyentuh dan membuat merinding. Film yang disutradarai oleh Rizal Mantovani, dan diperankan oleh:
16 Desember 2012
Tips Menghadapi Guru Killer
Kenapa ya, pasti ada aja guru
killer di setiap sekolah,itu sih menurut pengalaman gue. Sedikitnya ada satu
guru yang sifatnya antagonis dan menyeramkan. Guru memang harus memiliki
kriteria tegas bukan marah, tipe guru ini sering dicari. Tanpa guru-guru
seperti mereka, otomatis siswanya bisa lebih killer dan menyusahkan.
Selayaknya, kita harus bangga dengan adanya guru seperti itu. Tanpa mereka,
sekolah kita nggak akan seru, nggak ada kenangan yang begimana gituu. Kayak
dibotakin, disetrap bareng, bersihin wc, atau dibentak sampe nangis. Ketahuan
banget, kalo nih siswa kebangetan badung. Hahah.
13 Desember 2012
Tips Sukses Ujian Versi Plantingjengkol
Jujur ya, Gue sendiri bukan tipe orang yang
sukses-sukses banget sama yang namanya ujian. Tapi mungkin, cerita dari
temen-temen atau sedikit dari pengalaman gue bisa di share di blog konyol macam
planting jengkol, apa coba, kenapa harus planting jengkol? Ahh, tau deh, selaku
admin gue juga bingung. Oke, simak aja:
11 Desember 2012
Kalo Lo Kaya, Lo Bisa Beli Hukum
FAKTA miris yang kita semua sebagai umat
manusia amini adalah, bahwa yang kaya lebih berbahagia dan aman dibanding yang
miskin. Tapi Tuhan memberikan sesuatu pada hambanya karena alasan-alasan.
Karena lebih sering kekayaan adalah cobaan, bukan anugerah. Kekayaan yang
disalahgunakan akan mencelakakan diri dan merugikan orang lain. Untuk kemudian,
mereka boleh kaya, tapi nama baik di mata masyarakat, diri, dan Tuhan, tidak
mereka punya.
10 Desember 2012
Ciri Khas Boyband dan Girlband LOKAL
Beginilah refreshing gue kalo
lagi bete dan mood yang ancur. Saat gue lagi menghadapi UAS dan masalah
menumpuk, scedule full sampe-sampe nggak sempet modol. Emang sih, gue udah mau
beranjak gede, makin beranjak juga tanggung jawab. Oke, cukup curcol gue yang
kelewat lebay dan apa-apaan. Kali ini gue mau bahas tentang BoyBand (BB) bukan
Black Berry =,,=, dan GirlBand (GB).
7 Desember 2012
Celoteh Tentang LDR (Long Distance Relationship)
Hai...!
Lama tak berjumpa, apa kabar? Semoga sehat dan nggak galau! Alhamdulillah
kita dapat dipertemukan lagi di hari ini, hari yang indah ini... Ya mungkin
sangat indah kalo ditemenin pacar jalan-jalan atau nonton bioskop. Dan
kesuraman melanda bagi yang punya pacar juga, eitss, kok punya pacar malah suram? Mungkin pacarannya
sama kebo, tidur mulu, jadi nggak bisa diajak jalan-jalan.3 Desember 2012
Style Menggelikan Batik Bola
Nasionalisme
seseorang memang tidak dilihat dari apa yang dikenakan. Tapi menggelikan
rasanya kalau dulu, batik dianggap kuno dan kalangan urban sama sekali tak mau
menyentuhnya. Setelah sempat diklaim Negara tetangga, batik mulai diperhatikan
dan dijadikan sebagai identitas bangsa. Tapi, apa jadinya kalau batik sebagai
identitas sudah ‘dicemari’ unsur-unsur ‘western’
sehingga membuatnya menjadi konyol?
Langganan:
Postingan (Atom)


















.jpg)
