8 Juni 2013

Taufik Kiemas, Wajah-Wajah Indonesia





Kabar duka bagi Indonesia, sosok penjelajah waktu yang kita kenal sebagai pejuang, hari ini menghembusankan nafas terakhirnya di sebuah rumah sakit Singapura. Kabar ini diungkapkan salah satu politisi senior dari PDI perjuangan, Pramono Anung dalam akun twitternya :


“Telah meninggal dunia Bapak Haji Taufik Kiemas saat ini dan mohon diampuni seluruh kesalahan dan didoakan duka”, tulis Pramono Anung dalam akun twitternya pada 8/9/2013. Dilansir oleh : www.berita.plasa.msn.com/


Twitter Pramono Anung
 
Masyrakat ternyata belum percaya dengan apa yang di lansir oleh Pramono, tapi salah satu anggota DPR meyakinkan bahwa Pramono-lah orang yang menunggu Bapak Taufik Kiemas di Singapura.

Bapak H. Taufik Kiemas di larikan ke rumah sakit Singapura karena mengalami kelelahan setelah menjalankan tugas Negara pada 02 Juni 2013, di Ende NTT dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila.

Taufik Kiemas lahir di Jakarta, 31 Desember 1942 dan meninggal di Singapura, 08 Juni 2013 pada usia 70 tahun. Merupakan seornag politisi yang menjabat sebagai ketua MPR RI 2009 – 2014. Taufiq Kiemas juga merupakan suami dari mantan Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarno Putri.

Sebagai politikus terkemuka, banyak penulis yang mengulas karier politik Taufiq Kiemas, diantaranya ialah karya Derek Manangka yang berjudul Jurus Dan Manuver Politik Taufiq Kiemas : Memang Lidah Tak Bertulang yang terbit pada tahun 2009.

Beliau juga pernah menjalani riwayat penyakit, yaitu operasi pergantian baterai alat pemacu jantung di Rumah Sakit Harapan Kita pada tanggal 27 Desember 2011.

Satu demi satu, wajah-wajah membanggakan pergi, dan sekarang bukan saatnya untuk menangisi atau bersedih. Negara kita membutuhkan pemimpin, semua sifat kepemimpinan, bukan omong kosong, bukan ketenaran, keihklasanlah yang membuka jendela kehidupan wajah – wajah muram. Mungkin salah satu dari mereka adalah Anda. Mungkin Anda kelak menjadi pemimpin dunia dan akhirat, sebelumnya pimpin lah diri Anda menjadi baik dan lebih baik lagi.

Google.com

Turut berduka cita, Bapak Haji Taufik Kiemas. Jasa dan pengabdianmu semoga akan dibalas oleh Allah SWT.