Ada yang tahu nggak? Sekarang ini
malem jum’at kliwon loh. Nah, malem ini gue bakalan nemenin jum’at malam kalian
dengan cerita horror gue yang nggak serem tapi nyeremin buat gue, relativekan
yaa. oke, simak aja.
Imajinasi terkadang membuat kita
terhanyut dalam sesuatu yang maya, dimana kita menjadi sesuatu yang kita
inginkan hingga menuju ke sesuatu yang gaib. Postingan kali ini, gue nggak
ngebahas tentang cerpen, tentang semrautnya Negara kita, puisi, tips, atau
serial gaje yang gue tulis sebelumnya. Sekarang gue mau cerita pengalaman
pribadi yang mungkin sebagian orang udah pernah ngerasain. Sesuatu yang gaib,
otomatis cerita yang absurd dan menyeramkan tetapi nyata bila yang merasakannya
adalah diri kita sendiri, terasa absurd jika mendengarnya. Oke, langsung aja
kita garot ceritanya.
Pernah terbangun dari tidur,
tapi sulit bergerak ataupun berteriak? Atau saat kamu membuka
mata. Tubuhmu tidak bisa bergerak, nafasmu sesak, seakan-akan ada makhluk tidak
terlihat yang menginjak dadamu. Kamu membuka mulutmu dan hendak berteriak,
tidak ada suara yang keluar. Seseorang sedang mencekik leherku, pikirmu. Ada
sesuatu yang tidak beres.
Ini terjadi pada saat libur
kenaikan kelas yang lumayan lama. Hari-hari terasa lebih panjang dan lama waktu
itu, tapi dengan ditemani sepaket laptop dan modem, semua terasa lebih pendek.
Ceritanya gini, waktu gue iseng dan ingin tahu kejadian-kejadian menarik namun
horror di website video, yaitu youtube.com. Banyak yang menarik untuk
disaksikan, tapi mata gue tertuju pada sebuah durasi panjang yang dibagi dalam
beberapa potongan, judulnya: Paranormal Activity in Tokyo. Setiap durasinya
tujuh menit, bersambung sampai 7 video yang masing-masing kurang lebih 7-9
menit.
Oh, iya, gue nonton ini sendirian
di ruang tamu, siang hari. Akhirnya, gue tonton itu sambil bulu kuduk gue
merinding. Gimana nggak? Seseorang melihat video penampakkan dirumahnya
sendiri, dan nggak sembarangan penampakkannya, itu sadis, Bo, (sejak kapan
ngondek?). Coba aja, rambut lo ditarik sampe ke kolong tempat tidur pas malam
hari dan yang narik bukan orang, melainkan ‘sesuatu’. Lalu sebelum itu, tokoh
dalam video itu berdebat tentang merekam penampakkan saat dimeja makan,
tiba-tiba gelas yang berisi air itu pecah seketika berhamburan, tanpa sentuhan. kalian harus nonton!!!
Lalu, mereka membawa teman
berkunjung kerumahnya. Salah satu teman mereka kesurupan dan berteriak gaje.
Otomatis, mereka memanggil ‘orang pintar’ untuk ‘mengamankan’ rumah mereka. Gue
sempet merinding dibagian ini, orang itu membaca mantra yang gue nggak tau
artinya, berbicara panjang lebar sambil melakukan sesuatu yang aneh dirumah
mereka.
Sayang, gue udah merinding
duluan, dan mutusin buat menyudahkan tontonan yang ngebuat gue parno sendiri.
Cuma itu cerita serem lo? Ah, nggak aik lo!. Eitsss, nggak sampe situ, itu
belum puncaknya. Mangkanya dengerin dulu, jangan sewot melotot. =,,=
Cerita ini absurd
tapi nyata buat gue. Gue susah buat nyeritainnya, karena keanehan ada disetiap
jengkal kejadiannya. Tapi, Ini Nyata…
oke, gue coba jelasin, tapi kalo kurang jelas, koment aja di kotak komentar
dibawah postingan. Bacot lo Tur!
Setelah gue liat tuh video, gue
biasa aja dan mencoba untuk melupakan dan tidak parno. Tapi, lebih parah dari
itu kejadiannya. Malam harinya, sebelum tidur gue suka ngebayangin orang-orang
yang gue kenal menjadi super hero. Tapi, wajah mereka berubah menjadi
menyeramkan seperti wajah –wajah kalian ini. Wajah mereka menjadi merah dan
hitam dengan bentuk yang abstrak, namun gue tau kalo wajah itu wajah yang gue
kenal. Akhirnya, gue sulit buat tidur. Suasa sepi dan gue sendiri di kamar.
Wajah itu ada lagi dan ada lagi.
Sekitar setengah sampai satu jam gue nggak bisa pejamkan mata, dengan sendiri
gue tertidur.
Tidur identik dengan mimpi, dan
gue langsung ada pada mimpi gue. Mimpi itu masih hangat dalam pikiran gue, tapi
Cuma tahu endingnya doing. Wajar dong, menurut fakta, kita Cuma bisa ingat
suatu mimpi hanya 5-10% sisanya, kamu bisa mengarang bebas.
Ingatan gue tertuju saat gue
pergi ke dapur, diatas meja makan ada sepiring makanan dengan nasi. Akhirnya
gue memakannya, tapi bukan pake tangan, waktu itu gue makannya langsung dengan
mulut. Huahhh, gue jadi serem nulisnya. Udah deh sampe sini aja, kapan-kapan
lagi kalo keberanian gue udah kekumpul. Hahah. Yahhh, selow selow, gue lanjutin
kok.
Setelah gue makan, tiba-tiba ada
‘makhluk’ yang mencengkram bahu kanan gue, dan itu terasa banget seperti bukan
mimpi. Gue melihat tangan itu, berbentuk besar, berwarna hitam, dan berbulu
kasar. Dan itu benar, gue terbangun dari mimpi tetapi masih dengan bahu yang
dicengkram, posisi gue lagi miring kekiri. Sehingga, tangan sangat mudah
mencengkram dari arah belakang. Dalam sadar gue (bukan mimpi) dan gue bisa
ngelihat ruang kamar gue, tapi masih dengan bahu dicengkram.
Otomatis gue meronta, memegang
bahu dan berusaha melepaskan. Nihil. Gue masih meronta dan membaca ayat kursi
sekencang-kencangnya, hasilnya tidak ada suara ayat kursi yang terdengar,
melainkan suara orang tidur yang sedang mengigau. Masih meronta. Cengkramannya
sangat kuat. Tapi, nggak tahu kenapa tiba-tiba cengkraman itu lepas. Alhasil,
gue kesakitan, bahu gue amat pegal. Dan gue bisa ngomong normal lagi.
Beristigfar. Keringat bercucuran.
Bayangkan dan coba, jika bahu
anda dicengkram manusia berukuran Pretty Asmara memakai kostum gorilla. =,,=
nggak kebayang pada saat itu. Oh, iya, saat kejadian itu pada pukul dua malam.
Saking takutnya gue karena nggak ada sama sekali orang yang mencengkram gue.
Sendiri di kamar. Akhirnya, gue ngetuk pintu kamar bokap, menceritakan semuanya
dengan masih ada rasa takut. Gue ngadu, kalau samping kamar gue, yaitu dapur,
selalu terdengar suara barang jatuh, kayu tergores benda tajam, dan suara
percikan air. Dengan kesalnya, gue gedor-getor pintu dapur karena bising
mendengarnya.
Dan akhirnya, gue tidur sampe
pagi di kamar bokap. Keesokkannya, gue diperingatkan dan dikasih pencerahan,
kalo misalkan sebelum tidur itu baca doa. Klasik banget, tapi menurut gue itu
berpengaruh banyak buat kenyenyakkan tidur gue. Ini juga jadi salah satu contoh
buat kalian, tidurlah sebelum berdoa, eh tebalik.
Gue penasaran sama apa yang
terjadi waktu itu, akhirnya setelah gue nanya-nanya ke temen dan mbah google. Dari
inpo yang gue terima, ini yang disebut dengan rep-repan atau bahasa kerennya sleep
paralysis. Tapi, rep-repan atau sleep paralysis dapat juga dijelaskan
secara teoritis, tapi kita nggak akan membahasnya sekarang.
Katanya, kalo misalkan rep-repan
ini tidak terselesaikan, atau kita yang ‘tertindih’ tidak bisa kembali normal
atau terlepas sebelum ada yang membantu menolong, kita bisa mati loh, dan
dibawa ke alam jin. Jadi hati-hati untuk tidur malam ini, jangan lupa baca doa.
Salam..
![]() |
| BONUSS |

