12 Maret 2012

Indonesian Idol 2012: 'Memperbadut' Peserta Tanpa Bakat


Lagi bekennya Indonesia Idol. Pencarian bakat menyanyi melalu audisi ini emang bagus kalo menurut saya. Tapi sintingnya, audisi ini memiliki lebih banyak badut ketimbang calon penyanyi.

Apanya yang gimana? Peserta yang udah jelas-jelas nggak punya bakat jadi bulan-bulanan juri dan penonton untuk di tertawakan. Oke, mungkin sekali dua kali, nggak masalah. Tapi di setiap scene sepertinya selalu ada. Peserta yang nggak punya bakat ini, memiliki tayangan yang lebih lama dari pada peserta punya bakat yang lain. Banyak editing dan para juri juga memperlama dengan candaan tentang diri peserta maupun saling ejek.

Coba aja contohnya, seorang laki-laki yang berpenampilan kumuh dengan nada suara yang nggak sedemikian bagus. Bukannya juri menyetop malah terbengong dengan memasang raut muka kambing congean. Sebagian penonton pasti tertawa dengan adegan ini, tapi peserta bingung dengan keheningan dewan juri yang menatapnya dalam-dalam. Setelah hening, si peserta melanjutkan menyanyi dan mengajak kru yang ada di ruangan tersebut ikut bernyanyi. 

Dengan cerita yang berbeda dengan seorang cowo yang good looking. Biasanya peserta yang di terima adalah scene profil sebelum penjurian utama. Disuruh atau apa, cowo ini membawa binatang peliharaan yang di kasih nama Simeleketi. Dengan berbekal gitar dan suara yang seadanya, peserta kali ini lolos. Sama seperti peserta yang lolos dengan membawa gitar.

Nah, ini yang paling aneh bin ajaib. Sama kayak biasa, suara pas-pasan dan mengundang tawalah yang menjadi badut kala itu. laki-laki yang berpenampilan jadul masuk dengan menyanyikan lagu Agnes. Sayangnya bukan positive yang dia dapat, namun hanya bayaran untuk jadi badut. Agnes tertawa ngakak dan mencoba melatih vokal peserta yang jelas-jelas nggak punya bakat. Setelah penjurian selesai, peserta keluar ruangan, tapi dia bingung ingin keluar lewat mana. Peserta tersebut menjadi bulan-bulanan para juri lagi.

Nggak Cuma sampe situ. Sesi badut berikutnya kini diperankan oleh seorang perempuan dengan busana lokal khas Jawa. Dan dia menyanyikan lagu daerah yang hanya orang Jawa tulen yang tahu. Namun juri mendiamkan, karena menganggap hanya hiburan semata. Durasi melar pun melar. Si peserta disuruh juri untuk menyanyikan lagu pop indonesia. Dengan Jawa kental dengan muka yang ‘menjijikan’ layaknya perempuan nakal sambil menyanyika lag yang liriknya: "Matamu seksi/itu terbukti/dari caramu/melihat aku/aw..aw..aw..ih..ih..ih/dst(dengan tambahan bahasa Jawa)" dan semua juri tertawa lebar kayak kudanil menganga. Akhirnya perempuan ini menelan pil pahit setelah dinyatakan tidak lolos. Mungkin RCTI harus memberika dia uang karena membuat rating tinggi.

Kembali kita datangi peserta lain. Cewek tambun berpakain bak macan tutul ini menjadi badut asli nan menyenangkan karena kelatahannya membuat juri terpingkal, nakal dengan sengaja membuat latah. Namun sama seperti yang lain, pulang dengan tangan kosong.

Sangat Terkonsep

Menurut logikanya, juri utama Anang, Dhani dan Agnes mengaudisi ribuan orang dari kota-kota besar ini keliru. Nyatanya peserta yang tapil dari kota-kota besar tampil di banyak juri lain, bukan juri yang kita kenal. Lalu juri-juri ini, menyeleksi mana yang bener suara bagus, mana yang emang nggak berbakat namun ‘aneh’ atau ‘unik’ biasanya akan di masukkan dan di audisi lagi memakai busana yang di wajibkan. 

Oh iya, ada tuh scene yang ada Ayu Ting-Tingnya. Kenapa dia bisa muncul? Yap, karena ada peserta yang mirip dengannya. Sebelumnya peserta akan membawakan lagu Geisha, tapi si Anang menyuruh untuk menyanyika lagu Ayu BunTing. Setelah 2 menit datanglah Ayu SinTing. Sayangnya, udah tahu ingin di jadikan ‘badut’ dan sudah jelas akan ditolak, dan.. peserta ini menitikkan air mata. Dan dia di tolak. Heu. 

Indonesia Idol ini merupakan Audisi menyanyi sekaligus layar komedi yang banyak diminati penonton. Disini kalo akan jarang nemuin peserta yang bener-bener bisa jadi penyanyi, artinya punya bakat nyanyi namun sering munculnya peserta yang ‘dijadiin badut’ demi pasokkan iklan. Jadi, kasih Applause buat peserta yang nggak punya bakat namun punya usaha yang maksimal!!