Tahun ini, banyak banget hal yang perlu di peringati. Orde Reformasi udah menginjak yang ke-10 tahun , begitu juga kebangkitan nasional. bener nggak? tapi tanda-tanda Indonesia yang berjaya jauh dari harapan. Alih-alih berjaya, semua tanda justru memperlihatkan Indonesia sedang berada dalam bahaya.
Berikut poin lengkap yang di sajikan, semoga dihitung Allah sebagai usaha untuk menyelamatkan negara dan bangsa yang tercinta, Indonesia MERDEKA!.
1. Tingkatkan Iman
Tegakkan kalimat tauhid dalam kehidupan berbangsa. Seperdi sabda Rasulullah kepada kaum Quraisy: "Wahai kaum Quraisy maukah kalian kuberitahu satu kalimat yang akan meninggikan derajat dan menjadikan kalian penguasa Arab. Ucapkan dua kalimat syahadat!.
2. Pendidikan Moral
Model pendidikan harus menyentuh seluruh aspek kehidupan dan berbasis akhlak dan moralitas. Tanpa pondasi Akhlak, setinggi apapun pendidikan yang diraih hanya akan melahirkan manusia-manusia yang haus pada kekuasaan dalam bentuk apapun.
3. Mengembalikan Budaya Ilmu
Sebuah bangsa tidak akan pernah berangkat kemana pun, tanpa pengetahuan. Indonesia harus mulai belajar, menghargai orang-orang berilmu, bukannya menjunjung tinggi manusia-manusia yang hanya mampu menyenangkan hati.
4. Dislink Westernization
Memutuskan mata rantai Barat dalam konsep pendidikan Indonesia. Dengannya, penduduk Indonesia yang mayoritasnya muslim, sudah harus mulai memilah, mana yang ilmu fardhu ain dan ilmu fardhu kifayah.
5. Membersihkan Akidah
Noda pada iman penduduk Indonesia, harus senantiasa dibersihkan. Terutama dari paham sekuler, liberal, dan plural yang mendorong kebebasan tak berujung pada kaum Muslimin.
6. Keadilan untuk semua
Menegakkan keadialan bkan hanya bagi-bagi uang dan kesempatan. Tapi lebih dari itu penegakan keadilan adalah pemenuhan hak-hak asasi warga negara Indonesia oleh penyelenggara negara, tanpa pandang bulu atau apapun warna kulitnya. Keadilan yang merata adalah tentang persamaan hak dan perhatian.
7. Hukum yang adil
Peradaban hanya akan maju, ketika semua manusia duduk sama rendah dan beridiri sama tinggi di hadapan hukum. Hanya di dalam hukum yang adil, kemanusiaan mampu bersinar dengan terang.
8. Bersih dan Berwibawa
Bersihkan hukum dari segala parasitnya. sebarkan petugas tidak hanya untuk memantau, bila perlu untuk menguak dan mencari tahu, sejauh mana penyimpangan yang dilakukan.
9. Bersihkan Kemaksiatan
Kemaksiatan di negeri ini menjadi kemaksiatan struktual. God Father, jaringannya menggurita di yudikatif, legislatif, eksekutif, bahkan di elemen-elemen penegak hukum. Harus ada yang berani mengatakan, CUKUP SUDAH!
10. Pembenahan Moral Masyarakat
Reformasi memang memberikan kita peluang kebebasan yang nyaris tak terpikirkan sebelumnya. Tapi dampak dari kebebasan tersebut, juga seperti pisau bermata dua. Demokrasi adalah perpaduan antara partisipasi dan perlembagaan politik. Ketika kelembagaan kuat dan partisipasi rendah, yang ada otoritarianisme. Tapi ketika partisipasi politik tinggi dan perlembagaan politik rendah, yang ada hanyalah anarkhi semata. Hiduplah seimbang, dalam era demokrasi yang penuh Trap.
11. Nasionalisme Pembangunan
Bukan nasionalisme sempit yang selalu dianggap bertabrakan dengan nilai-nilai luhur Islam. Nasionalisme yang memberikan sebuah Ideologi penuh harapan pada rayat Indonesia. Bukan Ideologi yang sia-sia, yang menjanjikan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indnesia, namun tidak pernah terwujud pelaksanaannya.
12. Implementasi Ideologi
Ideologi yang sia-sia akan ditinggalkan oleh rakyat sebuah bangsa. Kecintaan kepada Indonesia kini memiliki nilai yang rendah. Seharusnya kita bangga pada Indonesia, atas kebesaran bangsanya, atas kekayaan negerinya, atas kemajemukkan rakyatnya. Implementasi atas ideologi kita sebgai bangsa, sangat rendah. Karenanya kita tak bisa berbangga menyebut diri manusia Indonesia.
13. Reformasi Budaya Masyaakat
Ini adalah tuga berat Indonesia, melakukan reformasi pada budaya masyarakat. Mengubah adat dan tata cara, bukan berarti meninggalkan, tapi memperbaiki kekurangan. Mulai dari yang terkecil, seperti budaya antri, Membuang sampah pada tempatnya, mengahrgai orang lain. Hal-hal kecil memang, tapi jika dilakukan oleh sebuah bangsa sebesar Indonesia, pasti akan luar biasa.
14. Pemerintahan yang kuat
Tanggung jawab utama pemerintah bukanlah membuat dan melahirkan jargon-jargon yang gagah perkasa. Tanggung jawab pemerintah yang sedungguhnya dari sebuah negara adalah mencari solusi untuk masalah rakyatnya.
15. Figur Teladan
Sistem dulu atau manusia dulu dibangunkan? Pada hakikatnya manusialah yang menggerakan sistem. Sebagus apapun alatnya apabila mental manusia tidak kuat maka sistem itu akan hanya menjadi hiasan. Karena itu harus ada figur yang menjadi teladan agar sistem yang sudah ada bisa di gerkan. Agar roda gir perubahan bisa berputar.
16. Bentuk pemerintahan yang efektif
Tidak cuma kuat, pemerintah yang harus mengurusi negeri ini haruslah pemerintahan yang efektif dan efisien. Karena dengan hanya pemerintahan yang efektif, kita mampu meraih percepatan-percepatan yang diperlukan.
17. Perbaiki Fasilitas Pelayanan Publik
Contoh dari pelayanan publik di negeri ini adalah Penjara. Fasilitas yang buruk di penjara, hanya akan membuat penjara sebagai iniversitas paling besar di negeri ini untuk mempelajari dan meningkatkan kejahatan para penghuninya sendiri.
18. Benahi Politik Sekarang juga
Orang bilang, dalam politik lawan tak akan pernah melukaimu, tapi teman bisa membunuhmu. Mulai sekarang, kita harus mengubah politik yang kotor menjadi politik yang lebih manusiawi, bermartabat dan menjunjung nilai-nilai tinggi.
19. Hidup Sederhana dan Mulia
Politisi yang mencitrakan dirinya kaya, justru pasti tak dipilih oleh rakyatnya. Hiduplah sederhana, dan temukan kemuliaan di dalamnya.
20. Berantas Korupsi Hingga Akarnya
Korsel pada tahun 1950-an hancur sistem ekonominya. Korupsi merajalela. Sistem hukumnya bubar. Sistem keamanannya berantakkan. China juga demikian, pernah menjadi negara yang angka korupsinya tertinggi di dunia, sekarang menjadi negara termaju dan lebih tertib karena tekad mereka sangat kuat memberantas korupsi di kalangan pejabat. Jika negara lain mampu, Indonesia pasti juga bisa. Pemerintahan yang bersih, tidak bermula dari bawah. Tapi dari puuk pimpinannya. Presiden yang bersih mengangkat menteri-menteri yang bersih. Menteri yang bersih mengangkat dirjen yang bersih, begitu seterusnya.
Postingan ditulis ulang dari Sabili.
Padahal masih ada 80 cara Menyelamatkan Indonesia. jadi lain hari kita berjumpa dengan topik yang sama. :)