LOHA Kawan, udah lama nggak nge-blog
maklum orang sibuk (alah gaya loo). Iya, emang lagi sibuk, kan udah mulai masuk
sekolah. Nah, saya mau nge-blog lagi nih, tentang kejadian yang baru pertama
kali terjadi di kehidupan saya. Cekidot, digigit codot.
Tanggal 10 Januari 2012 saya
mendengar berita yang menghebohkan sampai-sampai mata saya mau keluar (astagha).
Pada malam hari, tepatnya malam Rabu sekitar pukul setengah delapan malam, saya
beserta keluarga di kagetkan dengan berita ditemukannya mayat yang sudah
terbujur kaku di rumahnya sendiri. karena almarhum hanya tinggal sendiri.
Waktu malam hari kiranya jam
setengah delapan malam, Ayah saya keluar untuk membeli makan malam (Mie Ayam
Bakso, lengkap dengan sambal, saos, kecap, sayuran, dll). Sebelum itu ada
moment sedikit, Ayah saya jatoh waktu ingin menaiki motor, (GEDUBRAK, aw). “Waduuhh
ya, kok bisa jatoh? Motornya nggak kenapa-kenapakah?”, Ayah “Dasar kamu anak
durhaka!”. Sayapun di tampol jungkir balik jumpalitan (Sinetron). Dengan suara
yang agak keras dari jatuhnya motor, akhirnya para tetangga pun keluar untuk
mencari asal dari suara yang mengerikan itu. Dari salah satu tetangga saya,
bukannya nolongin eh malah ngasih berita, tapi beritanya cukup penting.
Terjadi di dekat SD Sukamaju 3 Depok,
BBM yang tidak jauh dari rumah saya, kalo mau tepatnya sih, di pertigaannya
(kalo ada yg tau). Menurut informasi yang di sampaikan, Mayat di temukan oleh
seorang warga yang mengendus bau bangkai dari rumah korban yaitu warung dan
akhirnya rumah itu di periksa oleh tuh warga di dapatilah bangke tikus yang
udah lama mati, bukan, maksudnya mayat Manusia yang terbujur kaku. Di perkirakan
mayat udah 4 hari almarhum tapi belom di kubur, iyalah wong belom ketahuan.
Malam itu heboh, sayapun
menghampirinya bersama Kaka saya. Beuuhh, ramenya... jalanan dipadati oleh
penonton (termasuk saya). Wewangiannya terasa banget dari depan tuh warung yang
ada garis polisinya. Sayang nggak bawa camera, Hape butut. Maap yak. Oh iya,
tuh mayat langsung di bawa ke Polres setempat untuk keperluan fisum dan diduga
mayat tersebut sakit, kurang detail sakit apa. Di warung tersebut almarhum
tinggal sendiri tanpa keluarga, saudara, tapi saya lihat banyak banget yang
berwirausaha di dekat warungnya, ada tukang pulsa, tukang ojek, sama tukang ke
toprak, pastinya ada ajakan yang akrab dengan saudara almarhum (iya soalnya cowo) tersebut, tapi
nyatanya mayat udah di temuin dalam keadaan membusuk.
Karena ada keperluar outing class
ke DPR yang diharuskan datang pagi kalo, sayapun pulang dengan bayang-banyang
mayat tersebut. Kalo ada yg kurang detail koment aja di bawah ini. :D.
Oke jadi pelajaran aja, nih yang pertama, yaa, pastikanlah kenal
betul dengan tetangga, jalin silaturahmi yang erat, iyalah tetangga deket
(jangan ngegosip doang-bagi ibu-ibu). Kedua, kita nggak selamanya hidup kekal
di dunia, pasti ada yang memutuskannya yaitu MATI. Ketiga, lupain kejadian yang
nggak penting, yaitu yang nggak ada sangkut pautnya dengan kamu dan pastinya ada
lagi hal yang paling berguna selain hal yang mungkin tidak perlu bantuan kita,
itu hanya menyusahkan.
Cukup sekian, tararengkyuu...
