Dewasa adalah cara tepat untuk
menyelasaikan masalah, tapi bagaimana jika pikiran kita masih bocah.
Pastinyakan nggak akan bisa menyesaikan masalah, modal nekat iya, namun belum
tentu masalah selesai begitu saya. Jiwa bocah mungkin masih melekat dalam diri
saya, dan disinilah saya ingin membuat motivasi untuk diri saya dan semoga
berguna bagi pembaca.
Pertama kali kita bahas tentang
“Dewasa”. Dewasa adalah dimana kita sudah besar atau sudah akil balig. Waktu,
ketika, atau masa yang kita tempuh dari kanak-kanak dan berevolusi menjadi
dewasa. Keadaan dewasa tidak terpaku oleh umur, balitapun bisa berfikir dewasa
jika memiliki emosional yang tinggi. Yang aneh adalah jika sudah remaja dengan
jiwa kanak-kanak, itulah yang menganehkan.
Kedua, tentang “Berpikir dewasa”.
Berpikir sebagai dewasa yang matang yang tidak lagi bersifat kekanak-kanakkan.
Dewasa dilihat dari cara berpikirnya. Yup, itu pasti. Awal muncul sifat dewasa
adalah dari cara berpikir sebagai orang yang bijaksana, baik, sopan dan
memiliki intelektual yang memungkinkan untuk menjadi dewasa.
Ketiga, “Mendewasakan”. Yaitu
mengubah dirinya menjadi dewasa. Ilmu dan pengalaman dapat mendewasakan
seseorang. Dengan motivasi dari seorang yang dewasa dan memiliki intelektual
yang menggugah pikiran orang lain untuk terbangun dari mimpi dan meninggalkan
sifat kekanak-kanakannya. Pengalaman adalah salah satu cara terampuh untuk
seseorang menjadi dewasa, misal: dari orang yang kaya raya, di ubah hidupnya
menjadi orang miskin yang tinggal di perkampungan dengan selisih rumah yang
sangat jauh dan aastinya serba kekurangan.
Keempat, “Pendewasaan”. Hal,
cara, atau hasil dari mendewasakan. Semua hal butuh tahapan, dari contoh diatas
orang yang bijak dan memiliki rasa emosional yang tinggi akan menjalani
kehidupan menjadi orang miskin sampai hatinya terbuka dan ingin membuat
kehidupannya berubah, dari yang sombong dan angkuh. Berusaha mensyukuri segala
nikmat yang telah Allah berikan. Dengan satu cara, yaitu menggores pengalaman
tersebut di dalam hati dan selalu hangat bagaimana penderitaan orang miskin
disana.
Keempat, “Kedewasaan”. Hal atau
keadaan dewasa. Keadaan dewasa ini dapat dilihat dari cara berpikirnya,
ucapannya, serta perbuatannya. Yup, semua itu pasti. Siapa yang tidak ingin
memiliki pasangan yang dewasa luar dalam, dewasa adalah idaman setiap orang.
Cara agar seseorang dewasa:
1. Yang
paling saya ketahui adalah tinggal di perkampungan yang selisih rumah antara
tetangga jauh. Di sana kamu harus ikuti kegiatan-kegiatan yang dilakukan
penghuni rumah yang biasanya mencangkul, memeras susu, menggarap sawah, menanam
padi, menimba air, dll. Dan jadilah betapa sulitnya kehidupan.
2. Tampil
berbeda dari orang lain, biasanya di puncak kamu bersenang-senang sambil
happy-happyan. Puncak biasanya jarang sekali penduduk atau perumahan. Nah,
disanalah anda berpikir untuk membantu apalagi kalau niat ke puncak untuk bakti
sosial bersama.
3. Jangan
bermanja-manja dan senang pergi ke pantai untuk bersantai. Hal ini membuat kamu
selalu manja dan ingin selalu di turuti, kamu akan tidak di sukai karena hanya
menyusahkan orang lain.
4. Jika
berlibur pilihlah tips nomor 2, wow itu pengennya saya, tapi belum kesampaian.
5. Lewat
motivasi seraplah semua dan mintalah orang yang menurut anda dewasa, siapa tahu
mereka membantu anda. Atau menuruti kemauan anda untuk menjadi dewasa.
6. Ikuti
pengajian-pengajian yang banyak menimba ilmu. Hal ini akan membuat kamu
berpikir dan terus menggali ilmu, sesuatu yang di capai melalui usaha.
7. Berusahalah
bijak dengan semua, berpikir adalah cara yang tepat. Sebelum berbicara selalu
pegang komitmen dalam ucapan.
8. Jadilah
kamu yang bisa di contoh orang lain. bukan untuk masalah fashion, tingkah laku
buruk, melainkan hal berbau positif dalam diri kamu.
9. Berkumpul adalah cara yang tepat untuk
berubah, tapi berkumpul dengan orang-orang yang sudah baligh atau dewasa.
10. Seringlah
menasihati, memotivasi dan mengingatkan. Nasihat, motivasi dan kebijakkan kamu
pasti bukan untuk orang lain saja, melainkan untuk diri sendiri.
11. Banyak-banyak
berpikir dan merenung. Disnalah aura positif ada di kamu.
Nah, mungkin jiwa saya masih
kanak-kanak. Dengan mengingatkan mungkin ingatan ini akan tergores di hati
saya. Membuat hidup saya berubah.
Langsung turun kelapangan adalah
cara yang bagus, tapi di manapun dan kapanpun kamu bisa nunjukkin kedewasaan
kamu. Selamat mencoba. Semoga menjadi pribadi yang baik dan di sukai orang
lain. SALING MENDOAKAN!!.