UAS telah dimulai saat belajar... -____-. Hari-hari yang menyenangkan bagi orang yang pintar dan tidak bagi gua yang malas-malasan untuk belajar, *Jangan ditiru. UAS harus wajib ikut kalo nggak KELAUT AJA LO.. *lempar sendal. Agar mendapat nilai yang cemerlang pesertanya harus dituntut secara tidak langsung untuk belajar giat dan penuh semangat.
Nggak mengira kalo udah 6 bulan tepatnya 1 semester saya disana terasa baru kemarin gua masuk nih sekolahan, tergolong waktu yang cepat jadi manfaatkan semampunya. Potensi untuk belajar gua menurun dari yang sebelumnya, terasa malas untuk belajar ini dan itu dan membuat gua pusing begitulah resiko orang pinter. *loh. Kita sekolah untuk belajar jadi kalo males buat belajar yaudah nggak usah sekolah, toh belajar hanya untuk dapat pekerjaan. Tapi, Ilmu pengetahuan sangat dituntut dalam pekerjaan, tidak asal. Nah, mangkanya itu sekolah siapa tau jadi orang terkenal atau yang lain, kalo nggak sekolah paling jadi tukang ojek, nungguin jamban, gali kubur, tukang siomay, *waduh ngiler.
Mungkin pembaca mengalami hal yang sama seperti gua, di postingan ini gua akan menyampaikan sedikit tips untuk anda dan pastinya untuk diri saya pribadi.
1. Tampil beda
Jadilah beda dari orang lain dalam artian tidak sama dengan orang lain dari buruknya, ngerti? Kalo nggak silahkan koment dibawah . Berfikirlah positif dan itu pasti mempunyai efek baik bagi diri kita, misal kita melihat orang yang malas dan kita berfikir kalo orang malas masa depannya nggak akan cerah alias madesu alias madeinChina, madeinTaiwan, madeinHongkong, *alah apaan sih. Contoh lagi, pada malam minggu orang lain pada jalan sama pacar atau shopping bareng temannya, nah disitu kita ambil positifnya, kalo jalan sama pacar dosa, shopping buang-buang uang, nah, kenapa kita nggak tampil beda dengan membaca Al-Qur’an atau se-nggaknya belajar. Masih banyak lagi contohnya, Positif thinking.
2. Berteman dengan yang pintar
Pintar disini bukan dukun atau paranormal yang lainnya, pintar disini adalah cerdas dalam Ilmu pengetahuan disekolah. Kita juga harus selektif memilih teman, yang paling dekat adalah teman sekolah. Kalo kita berteman dengan yang berandal kita akan tertular virusnya dan jadi berandalan. Coba, bergaullah dengan yang pintar itu akan memenuhi kualitas belajar agar bisa bersaing dengan orang itu. Dan buatlah anggota belajar yang terdiri sedikitnya satu orang anak yang pintar.
3. Banyak-banyak makan buku, maksudnya baca.
Buku/book adalah jendelanya dunia/window of world. Kita bisa tau apa yang orang lain nggak tau, dari hal kecil sampai besar. Dengan membaca rasa ingin tau pasti bertambah seiring banyaknya buku yang kita baca dan malas hilang layaknya debu di sapu emak.
4. Targetkan hanya pada satu tujuan
Tujuan yang kita raih pasti banyak, mulai mengejar cita-cita, membahagiakan orang tua, jalan-jalan ke luar negeri, ketemu artis idola, menjadi orang sukses dunia-akhirat dan masih banyak lagi *itu sih gua. Sebelum semua itu targetkan hanya pada satu dan pasti kita nggak akan bingung mana yang lebih dulu kita capai.misal, target untuk mendapatkan beasiswa, jika fokus dan sangat ingin hingga mempunyai semangat yang menggebu InsyaAllah kita akan dapat beasiswa itu, dengan beasiswa itu keinginan kita untuk membahagiakan orang tua secara tidak langsung akan tercapai, toh siapa orang tua yang nggak bangga kalo anaknya dapat beasiswa.
5. Selalu berdoa yang terbaik pada Allah SWT
Tidak cukup jika hanya dilandasi dengan percaya diri dan semangat yang berapi-api, toh hari esok hanya milik Allah SWT, jika Allah tidak berkehendak kalau kita sukses jadilah kita yang tidak sukses. Tapi, dengan berdoa menginginkan yang terbaik pasti kita akan terima dan selalu mengingat-Nya dan apapun yang telah kita dapat kita harus yakin kalau ini adalah yang terbaik dan tidak ada lagi yang namanya PUTUS ASA.
6. Belajar bukan di hafal tapi di pahami
Kalo dihafal otomatis kita akan lupa, sudah menghafal sampe mulut dower terus ada tukang ketoprak lewat, terus nabrak kamu, kamu marah-marah, dan pas baca buku lagi, eh lupa, kasian. Jika dipahami dengan sepaham mungkin otomatis kita hafal. Mungkin ada pelajaran yang mengharuskan untuk menghafal sepeti matimatian eh matematika, fisika atau sejenisnya, jika seperti itu sering-seringlah mengerjakan latihan soal yang terkait.
Mungkin hanya itu yang dapat gua sampaikan, tips diatas semoga bermanfaat untuk pembaca dan tentunya untuk penulis. Jadi, semangat belajar jangan sia-siakan perjuangan orang tua !!!.