Siapa yang nggak sakit hati,
kalau ada pasangan kita yang selingkuh. Sebagian dari kita pernah yang namanya
di duakan. Sampai update status, sampe tusuk-tusuk tangan pake jarum, atau
malah bunuh diri. Saya yang belum pernah di selingkuhin namun saya bisa
merasakan bagaimana rasanya mempunyai pasangan yang kita sayangi selingkuh
alias di duakan. Kalau sampai bunuh diri itu hanyalah orang bodoh dan tidak
berpikir panjang, toh dia tidak hanya satu di dunia ini.
Memang, manis waktu di awal saja
dan kalau ketahuan belangnya sakitlah waktu disana. Yup, itu terjadi pada
korban perselingkuhan. Watak pelaku yang menduakan sebut saja antagonis
sementara yang di duakan protagonis. Namun apaka selalu demikian? Sebab ‘faktanya
banyak’ orang yang melakukan hal sama meski dilakukannya dengan keliru:
menyembunyikan untuk kebaikkan demi kepentingan ego. Maksudnya orang itu
selingkuh dengan alibi tidak ingin pacar lamanya sakit padahal sudah bosan dan
tidak pernah menyatakan putus. Atau mungkin si antagonis memiliki hobi mempunya
pacar lebih dari satu atau tipe orang yang bisa mencintai dua, atau tida lawan
jenis sekaligus.
Sebelum membacok si Antagonis
dengan kampak mending simak terlebih dahulu alasan mengapa seseorang
berselingkuh.
1. Bosan.
Tipikal orang seperti ini biasanya terjadi pada kalangan remaja atau bocah yang
beanjak dewasa. Tipikal ini juga tidak jarang mendera kaum mapan. Biasanya karena
hubungan yang di jalani terasa lama sehingga kebosanan dapat terjadi.
2. Yang
kedua alasan orang berselingkuh adalah gampang tergoda oleh lawan jenis atawa
sesama jenis buat yang lesbong/gay yang kelihatan lebih kece di banding
pasangan yang sekarang ini =,=. Bagi yang lajang atau udah punya pasangan pasti
pernah tergila-gila dengan yang lain sampai ingin minta PDKT-an (bagi yang
lajang) kalau yang sudah punya pasnagan sebaiknya jangan (dilarang!).
3. Selagi
muda. Selagi muda masih dalam keadaan cantik atawa ganteng, masih fit dan masih
laku kenapa nggak nyoba yang lain. hal ini biasa di terapkan pada orang yang
masih pacaran (biasanya kaum muda), tapi sebaiknya jangan di tiru bisa-bisa
hobi gonta-ganti atau selingkuh terjadi pada saat sudah kawin. Nah loh?
4. Pasangan
bikin ill Feel. Kalau dari awal memang nggak suka yasudahlah kawan jangan di
pacarin kalau nggak suka malah di pacarin nantinya hanya bikin sakit hati. Tapi
kalau memang sudah jadian dan ada ketidaksukaan lagi pada pasangan cobalah
untuk saling melengkapi dan menerima apa adanya. Hal ini akan membuat cinta
akan terasa lengkap dengan percikan kehangatan pada setiap kesetiaannya, *halah
so romantis lohh..!: yang keempat berselingkuh karena memiliki pasangan yang
kurang dimatanya. Hmm..
5. Butuh
uang. Yang ini klasik namun banyak terjadi karena melihat seseorang dari materi
alias matre. Tipikal orang kayak ini selingkuh meski pasangannya lebih dicintai
daripada orang yang di selingkuhinya. Jadi hati-hati, ini sering terjadi. Hal ini
nggak boleh terjadi. Walaupun ingin kaya tapi tidak dengan cara menipu itukan
dosa, perselingkuhankan penipuan.
6. Pengan
cari rasa lain. biasanya cowok yang banyak di sukai cewek dia akan merasa
paling baik, jantan, perhatian dan merasa dirinya wah atau merasa hebat. Jadi dia
selingkuh deh. Biasnaya sih begono.
Pernah selingkuhkah
anda dengan alasan yang di atas? Tobatlah, niscaya anda akan tenang berpasangan
tanpa adanya perselingkuhan.

