18 Februari 2012

5cm: Novel Inspiratif dan Mengocok Perut


Siapa yang belom baca novel ini? Sayang banget soalnya kalo nggak dibaca. Karena  dalam novel yang diciptakan seorang penulis yang berjiwa seni tinggi dan banyolan yang sangat renyah dari novelnya yang ngebuat gua ngakak sampe muncrat. Novel ini menaruh kisah cinta, tentang sahabat, berbalut motivasi dan mengikut sertakan rasa perjuangan akan indahnya upacara di puncak gunung Mahameru.

Buku terbitan tahun 2005 ini sudah bikin sebelas cetakan, ihh wow. Novel Best Seller pastinya begitu. Huaah, pengen deh ngebuat novel sampe Best Seller. Oh iya, sampe lupa nyebutin nama penulisnya. Penulis novel 5 cm ini adalah Donny Dhirgantoro lahir di Jakarta 27 Oktober 1978. 

Kisah yang di ceritakan dalam novel tersebut adalah lima sahabat yaitu, Genta, Zafran, Riani, Arial dan Ian. Mereka sudah menjalani persahabatnnya selama tujuh tahun. Semuanya Gila, gokil dan bego-bego, kelihatan dari cara bicara mereka yang ngebuat saya ngakak.

Suatu saat mereka merasa bosan satu sama lain, lalu salah satu dari mereka mengusulkan untuk tidak saling berkominikasi dalam tiga bulan. Akhirnya semua setuju. Dan selama tiga bulan itu banyak terjadi hal yang mereka belum pernah merasakannya yaitu, tidak ber-limaan terus. Pastinya hati masing-masing lebih kaya dari sebelumnya.

Mereka berlima hobi nonton film sama layar tancep. Pecandu musik yang alirannya beda-beda. Gua juga punya semua lagu yang ada di novel itu. Dan emang itu semua lagu jadul, tapi masih enak di denger tapi nggak semua.

Mereka mempunya sifat dan kelebihan masing-masing. Mulai dari Genta yang dewasa dan bijaksana, Zafran yang kocak dan kata-katanya ngebuat orang yang lagi sedih bisa tersenyum, Riani yang cantik, putih dan sering membedakan gender kalau sudah debat dengan dia maka panjanglah debat itu, Arial yang tampan dan atletis, Ian yang gendut katanya kayak banana boat.

Nah disinilah salah satu kejadian yang menegangkan bagi semuanya. Setelah tiga bulan yang penuh dengan rasa rindu akhirnya terjadi dan dirayakan dengan sebuah perjalanan. Yup, perjalanan ke Mahameru. Perjalanan yang memakan waktu panjang ini membuat semuanya senang karena bisa bersama-sama dengan waktu yang lama. Semua juga senang karena bebas dari Jakarta yang sumpek bau apek dan macet.

Gua banyak ngambil pelajaran dari situ, mulai dari nggak mau dengerin orang lain, nerima kritik jadi sebuah saran, nggak mau ngomongin kejelekan orang kalau orangnya nggak ada, dan masih banyak lagi. Gua mau ketemu sama penulisnya dan ngucapin terimakasih udah buat hidup gua berubah meskipun belum final.  Lain kali gua mau ikutin perjalan mereka yang amat seru dan menantang, perjalanan yang mengubah gua jadi manusia sesungguhnya, bukan Cuma seongok daging yang bisa berbicara, berjalan, dan punya nama.


Donny Dhirganto

Mau tahu akhir ceritanya? “Sudah beli dulu sana, kalau mau tau endingnya.” Ala Indomi.

Dijamin nggak bakal nyesel... :D