28 Desember 2011

Puisi Cinta

 
Tanpa Cintamu

Malam-malam kulewati sepi tanpamu
Aku tidak bisa tertawa lepas di bawah penderitaan
Takut akan kau yang tidak tercipta untukku
Padahal cintaku takhluk olehmu
Berikan jawaban untuk pertanyaanku Tuhan
Apakah kau rela membiarkan aku menderita menahan rasa cinta?

Keringat ku selalu mengucur ketika berlari meraih cinta
Sadarku yang lelah menanti, sudah redup di telan waktu
Kini tinggal kenangan yang terukir dalam-dalam
Mata hati yang buta tertusuk hitam hatimu
Ini akan indah, jika aku menemukan yang layak untukku
Pasti ada...
Cinta yang pantas dan lebih baik untukku
Terima kasih Tuhan

Terlukis Dari Hati

Warna-warna indahmu terlukis di Hatiku
Bersama mentari yang selalu menyinari
Meski jauh, ku tetap menunggu dirimu
Pelangi yang tergambar jelas di mataku saat di hadapanmu
Menari dan bernyanyi di setiap kegamangan waktu
Percikan kasih dan cintamu ku genggam selalu
Dengan kantung cinta dalam hatiku
Sisakan sedikit ruang di hatimu
Agar ku singgah dan gembira disana
Melangkah denganmu agar tercipta cinta yang abadi
Senyum manismu mengobati luka lamaku
Menangis, merenung dalam belengguh jiwa yang kotor
Bersamamu, terkuras sudah jiwa ini
Menjadi semangat baru dikala dulu terjatuh
Lukislah di dasar hatiku
Kalau kau satu-satunya untukku

Ra....

Akal dan pikiran takkan lepas oleh bayangmu
Luka lama terkuras sudah oleh kehadiranmu
Nafasku lebih berarti saat kau menyusuri hidupku
Dunia terasa gelap tanpa kau bersandar disana
Andai kau menuntunku ke tempat yang indah
Pahamilah aku..
Yang tak lepas dari bayang semu
Memori penyesalan waktu lalu
Jelang mata tertutup
Hanya satu yang ku inginkan
Mati di pelukkanmu